Faktor penting yang bisa memainkan peran penentu dalam persetujuan final pada 11
Maret 2017 terhadap proposal si kembar Winklevoss 'Bitcoin ETF adalah saran dan
nasihat dari pihak luar, konsultan
independen, dan masyarakat. Pada 14 Februari 2017, sejumlah organisasi dan
pejabat, yang terlibat pembahasan Winklevoss Bitcoin ETF, berpartisipasi dalam
diskusi tentang masa depan ETF jika proposal disetujui.
Pembahasan
difokuskan pada reaksi pasar, potensi masalah yang mungkin timbul dan manfaat bagi
masyarakat jika Bitcoin ETF terbentuk. Seperti dilaporkan sebelumnya oleh Cointelegraph, otoritas bursa saham
Amerika Serikat (SEC) membawa penasehat independen dari KCG Holdings dan
Susquehanna International pada 14 Februari untuk membeberkan perspektif dan
wawasan terkait niat investor yang berkode saham COIN itu.
Tahapan ini aspek
penting dari proses persetujuan saat SEC menawarkan paparan penasehat dan konsultan
independen dalam memutuskan apakah COIN siap untuk disetujui atau tidak. Selain
KCG Holdings dan Susquehanna, SEC juga meminta pendapat publik dengan sejumlah catatan
yang serius, mengevaluasi, dan membangun konsensus di antara masyarakat yang memberikan
pendapatnya dalam proses pembahasan Bitcoin ETF.
Winklevoss Bitcoin ETF berniat mendaftarkan 1 juta saham dengan nilai
masing-masing US$ 65 per lembar dengan kode saham COIN. SEC harus memutuskan menyetujui
atau menolak pengajuan ETF ini paling lambat 13 Maret 2017. Dengan batas waktu
semakin dekat, banyak spekulasi mengenai hasil akhir keputusan ini. Kebanyakan
orang masih percaya SEC tidak akan menyetujui ETF bitcoin, meskipun banyak juga
yang mengharapkan sebaliknya.
Apa Kata Publik?
Sejauh ini sekitar 72 persen responden yang dimintai pendapatnya mendukung
persetujuan Bitcoin ETF. Responden yang lain, 28 persen, menyebutkan ada sejumlah
masalah dengan jaringan Bitcoin yang mesti dituntaskan. Namun, dalam
pertimbangan keadaan jaringan Bitcoin saat ini, masalah yang disebutkan oleh para
penentang Bitcoin ETF belum mendesak sehingga harus menjadi pertimbangan SEC untuk
menyetujui Bitcoin ETF.
Salah satu isu yang sering digiring oleh para penentang ETF yaitu kekhawatiran
tentang hard fork. Seperti yang
dikutip dari laman Bitcoin.co.id,
istilah hard fork merujuk kepada
situasi saat pengembang mata uang digital (cryptocurrency)
sepakat untuk mengaplikasikan perubahan dalam pemrograman mata uang digital itu.
Biasanya hard fork bertujuan mengamankan
sistem jaringan akibat pengguna yang bertambah banyak.
Beberapa
komentar publik penentang Bitcoin ETF termasuk kekhawatiran pelaksanaan hard fork yang berpotensi menimbulkan pemisahan
rantai jaringan. Perpecahan dalam rantai jaringan bisa mengarah kepada
penciptaan fork lain dalam Bitcoin sehingga
kemungkinan bisa membuat dua jenis mata uang serupa. Sektar 28 persen responden
menyatakan bahwa Bitcoin ETF tidak siap untuk diperkenalkan kepada publik.
Hingga kini, eksekusi hard fork jauh panggang
dari api. Hard fork sulit diwujudkan
lantaran penambang harus mengumpulkan 51 persen daya hash untuk membuat keputusan. Jaringan terbaru Bitcoin Unlimited
tidak mendekati angka itu. Bahkan jika Bitcoin Unlimited berhasil dijalankan
dan mengarah kepada penciptaan Bitcoin lain, hal ini bukan masalah besar karena
semua orang dalam jaringan akan menyeimbangkan Bitcoin Unlimited.
Keputusan Hati-hati
Salah satu dari sekian banyak komentar yang mendukung pembentukan Bitcoin ETF ditulis
oleh Philip C. Chronakis. Jaksa dan profesor hukum ini menyebutkan bahwa
persetujuan terhadap Bitcoin ETF bakal menempatkan SEC dalam posisi yang unik
untuk mengawasi perkembangan Bitcoin. Persetujuan tersebut juga bakal menempatkan
kedudukan Amerika Serikat di garis depan dalam pembangunan Bitcoin.
"Penolakan proposal tak menghentikan kemajuan Bitcoin, namun persetujuan akan
menempatkan SEC dalam posisi ideal dalam mengawasi pembangunan Bitcoin sebagai
aset investasi. Ini memberikan rasa keadilan dan peluang investasi berbasis
luas. Tidak hanya untuk pendukung teknologi cerdas, tapi semua orang Amerika pantas
mendapatkan kesempatan dan keuntungan keuangan dari terobosan teknologi ini.”
Menurut Cointelegraph dalam artikelnya
ini, perkembangan dan situasi terakhir ini menjadikan SEC berhati-hati dalam mempertimbangkan
sikapnya. SEC tidak mendapatkan keuntungan dari persetujuan Bitcoin ETF karena SEC
tidak mendapatkan insentif untuk kinerja ETF. Namun, pemerintah kemungkinan
besar ingin Bitcoin ETF disetujui untuk mempertahankan pasar agar pasar Bitcoin
dapat diregulasi dan diawasi.
Penulis:
Admin